Mengatasi pesan “Sudo: unable to resolve host” di terminal Ubuntu 16.04 LTS

Kemarin saya menemukan pesan di terminal seperti pada judul di atas pada saat menjalankan perintah sudo. Pesan tersebut muncul setelah saya install Ubuntu 16.04 LTS. Padahal Ubuntu versi-versi sebelumnya saya tidak pernah menemukan pesan tersebut. Memang pesan tersebut tidak ada efeknya pada saat saya menjalankan perintah sudo, namun saya tetap bertanya-tanya kenapa pesan tersebut muncul. Akhirnya saya menemukan jawabannya setelah saya bertanya di forum Ubuntu Indonesia. Pesan tersebut muncul karena terjadi perbedaan nama host antara file /etc/hostname dengan file /etc/hosts. Berikut cara mengatasinya :

  • Buka terminal. Ketik cat /etc/hostname. Akan muncul nama host di system Ubuntu.

  • Masih di terminal, ketik cat /etc/hosts. Akan muncul nama host di system Ubuntu.

    screenshot-from-2016-10-31-06-16-03

  • Apabila terjadi perbedaan antara /etc/hostname dengan /etc/hosts lakukan perubahan dengan cara ketik sudo gedit /etc/hosts. Rubah dan sesuaikan nama hostnya.

    Screenshot from 2016-10-31 06-23-26.png

  • Setelah itu save dan restart system Ubuntu.

Advertisements

Mengenal IP Address

Untuk membuat komputer saling terhubung dengan komputer lain atau bisa juga disebut membuat jaringan komputer, kita harus mengenal yang namanya IP Address. Ya, Internet Protocol Address adalah adalah sebuah alamat komputer agar bisa terhubung dengan komputer lain yang bersifat unik atau tidak sama. Kalau di analogikan komputer itu seperti rumah dan IP Address itu alamatnya. Jadi kalau kita ingin mengirim sebuah paket ke rumah si A maka kita harus mengetahui alamatnya.

ip-address

Bentuk IP Address itu sebuah deretan angka biner antara 32 bit (IPv4) sampai dengan 128 bit (IPv6). IP Address memiliki identitas numerik yang akan dilabelkan kepada suatu device, seperti komputer, router, atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer. IP Address memiliki banyak versi, mulai IPv1 s/d IPv6. Namun versi yang digunakan secara luas dan dipublish ke umum adalah IPv4. IPv4 panjang totalnya adalah 32 bit, dan secara teoritis dapat mengalamati 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host diseluruh dunia. Jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4 (karena terdapat 4 oktet) sehingga alamat maksimal dari alamat IPv4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai-nilai host yang dapat ditampung adalah 256 x 256 x 256 x 256 = 4.294.967.296 host.

IP Address terdiri dari 5 kelas yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

  • Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, IP Address nya pada bagian pertama antara 0-127, dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0

Contoh: 8.254.129.11

  • Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, IP Address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0

Contoh: 128.255.129.7

  • Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, IP Address nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0

Contoh: 192.168.1.10

  • Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP Address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.

  • Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP Address nya pada bagian pertama antara 248-255.

Buat USB Bootable Windows di Ubuntu 12.04

Membuat bootable windows di Windows itu sudah biasa. Membuat bootable Ubuntu di Windows itu juga sudah biasa. Tapi membuat bootable Windows di Ubuntu itu masih jarang. Untuk membuat USB bootable Windows di Ubuntu dapat menggunakan aplikasi WinUSB. Berikut Cara install aplikasi WinUSB :

  • Masuk ke Terminal

  • Tambahkan PPA Repository ke system

    sudo add-apt-repository ppa:colingille/freshlight
  • Update Repository

    sudo apt-get update
  • Install WinUSB

    sudo apt-get install winusb

Setelah proses install selesai jalankan aplikasi WinUSB dari menu search ketik WinUSB, akan muncul tampilan seperti ini.

screenshot-from-2016-10-23-095002

Pada bagian Source, pilih From a disk image (iso) apabila file installer Windows berbentuk iso, atau pilih From a CD/DVD drive apabila file installer Windows dalam bentuk CD atau DVD. Pada bagian Target device pilih flash disk yang akan dijadikan bootable. Apabila nama flashdisk tidak muncul coba klik Refresh. Setelah itu pilih Install untuk memulai proses. Awalnya aplikasi akan memformat flashdisk (pastikan data di dalam flashdisk sudah di Backup) dan kemudian mengcopy file windows ke dalam flashdisk.

Screenshot from 2016-10-23 08:53:46.pngscreenshot-from-2016-10-23-090644

Restart komputer dan atur first boot di BIOS ke flashdisk.


					

Install Icon Theme Paper di Ubuntu 16.04 LTS

Paper merupakan theme yang terbaik menurut saya. Menggabungkan konsep flat dan material design milik Google. Jadi perpaduan yang menarik antara Ubuntu dan Google Material Design. Berikut cara install theme tersebut :

screenshot-from-2016-10-20-06-57-10

1. sudo add-apt-repository ppa:snwh/pulp

2. sudo apt-get update

3. sudo apt-get install paper-icon-theme

3.   Untuk install tema paper ketik :

sudo apt-get install paper-gtk-theme

Ref http://emka.web.id/linux/ubuntu/2016/10-icon-terbaik-untuk-ubuntu-16-10-yang-bisa-kamu-coba/

Bedanya KB – Kb, MB – Mb, GB – Gb ?

Kalau Anda sering menggunakan komputer / internet, Anda pasti sering mendengar “Flashdisk mu berapa Giga?” “Kecepatan inetrnet mu berapa Mega?”. Istilah Kilobyte, Kilobit, Megabyte, Megabit dst biasanya digunakan dalam dunia komputasi / komputer.

KB, MB, GB (semua “b” nya huruf besar, “b” nya dibaca Byte) merupakan satuan untuk kapasitas/banyaknya. Anda biasa menemui istilah tersebut pada media penyimpanan seperti HDD & Memory. Sedangakn Kb, Mb, Gb (semua “b” nya huruf kecil, “b” nya dibaca Bit) merupakan satuan untuk kecepatan/waktu. Anda biasa menemui istilah tersebut pada paket internet dari provider/penyedia jaringan.

kb-mb-gb-kb-mb-gb 

Cara menghitung byte ke bit

1 byte = 8 bit, sehingga bila ada pertanyaan 8 byte sama dengan berapa bit? Maka jawabannya adalah sebagai berikut — 8 byte = 64 bit cara menghitungnya adalah (8 x 8 bit). Bila ada pertanyaan 128 bit berapa byte? Maka jawabannya adalah — 128 bit = 16 byte cara menghitungnya adalah (128 : 8).

Cara menghitung KB (kilobyte) ke byte

1 kilobyte = 1024 byte (untuk mempermudah disederhanakan menjadi 1000 byte), sehingga bila ada pertanyaan 8 kilobyte berapa byte? Jawabannya adalah — 8 KB = 8192 byte cara menghitungnya adalah (8 x 1024 byte) atau untuk sederhananya 8KB = 8000 byte dengan perhitungan (8 x 1000 byte). Bila ada pertanyaa 2048 byte berapa kilobyte? Jawabannya adalah  — 2048 byte = 2 KB cara menghitungnya adalah (2048 : 2).

Cara menghitung MB (megabyte) ke KB (kilobyte)

1 megabyte = 1024 kilobyte (untuk mempermudah disederhanakan menjadi 1000 kilobyte). Sehingga bila ada pertanyaan 8 megabyte berapa kilobyte? Jawabannya adalah — 8MB = 8192 KB, cara menghitungnya adalah (8 x 1024 KB) atau untuk sederhananya adalah 8MB = 8000KB dengan perhitungan (8 x 1000 KB). Bila ada pertanyaa 2048 kilobyte berapa megabyte? Jawabannya adalah  — 2048 KB = 2 MB cara menghitungnya adalah (2048 : 2).

Cara menghitung GB (gigabyte) ke MB (megabyte)

1 gigabyte = 1024 megabyte (untuk mempermudah disederhanakan menjadi 1000 megabyte). Sehingga bila ada pertanyaan 8 gigabyte berapa megabyte? Jawabannya adalah  — 8GB = 8192 MB, cara menghitungnya adalah (8 x 1024 MB) atau untuk sederhananya adalah 8GB = 8000MB dengan perhitungan (8 x 1000Mb). Bila ada pertanyaa 2048 megabyte berapa gigabyte? Jawabannya adalah  — 2048 MB = 2 GB cara menghitungnya adalah (2048 : 2).

Apa itu Startup ?

Gojek, Bukalapak.com, Traveloka adalah sebagian perusahaan startup yang saat ini perkembangannya sangat pesat. Lalu arti startup sendiri apa ?. Startup adalah perusahaan rintisan digital. Jadi perusahaan tersebut baru lahir dan menghasilkan produk-produk digital dan produknya berhubungan dengan permasalahan sehari-hari. Contohnya masalah transportasi (Gojek), Belanja online (Bukalapak.com), pembelian tiket pesawat (Traveloka).

startup

Untuk membuat perusahaan startup tidak harus memiliki backgroud Teknologi Informasi asalkan memiliki ide yang out of the box. Ide merupakan bahan pokok bisnis startup, namun bahan pokok tersebut tidak akan menjadi bisnis startup apabila tidak diolah sedemikian rupa dan dimasak hingga matang, dan disinilah dibutuhkan seorang yang ahli di Bidang Teknologi Informasi.

Perusahaan startup kebanyakan didirikan oleh anak-anak muda (mahasiswa atau yang baru lulus kuliah). Pada dasarnya, membuat startup merupakan hal yang mudah bagi mahasiswa. Kenapa? Selain masih memiliki kreativitas, semangat, dan idealisme, mahasiswa juga masih memiliki kebebasan dan tidak memiliki tuntutan untuk mendapatkan uang dengan cepat. Mahasiswa masih memiliki umur yang panjang, sehingga apabila bisnis tersebut mengalami kegagalan mahasiswa masih memiliki semangat untuk belajar dan mencoba lagi hingga berhasil. Selain itu, mahasiswa masih bebas meng-explore dunia ini, apabila kita mulai mengelola bisnis start-up dari sekarang, 2 – 3 tahun kemudian, umur kita sudah matang untuk mengolahnya lebih serius.

Yang perlu dilakukan untuk memulai bisnis startup adalah ciptakan ide-ide brilian kalian, realisasikan, dan bekerjasamalah dengan teman-temanmu untuk menciptakan bisnis tersebut. Hal yang penting juga, jangan lupa untuk memanfaatkan kemudahaan teknologi di era ini dan jangan takut untuk gagal seperti kata Steve Jobs, “Let’s go invent tomorrow, rather than worrying about what happened yesterday” jadi jangan takut gagal dan mencoba lagi. Tertarik untuk berbisnis startup?

Ref : http://jogjadigitalvalley.com/startup-itu-apa-sih/

Apa itu e-Commerce ?

Kemarin rekan kerja saya di kantor membelikan anaknya sebuah baju dan sepatu untuk hadiah Natal. Dia mengatakan kalau sekarang belanja sesuatu itu gampang, tinggal buka Instagram, lihat produk-produk yang dijual dan kalau cocok uangnya dtransfer terus sisa menunggu barangnya datang. Kita tidak perlu datang ke toko penjual tersebut. Kita dapat membeli barang kapanpun kita inginkan. Dengan Adanya internet telah mendobrak batasan ruang dan waktu.

3D rendering of the word e-commerce connected to a computer mouse

Kegiatan teman saya tersebut di atas merupakan transaksi di dunia e-Commerce. Apa sebenarnya e-Commerce itu ? e-Commerce merupakan akronim dari electronic commerce. Secara harafiah e-commerce diartikan perdagangan elektronik. Sederhananya, kita akan memahami e-commerce sebagai proses transaksi jual beli barang dan jasa dengan media elektronik (dalam hal ini peran utamanya adalah internet) bertujuan mencapai proft/nilai komersil.

Salah satu keuntungan e-commerce adalah untuk menjual suatu produk dan jasa kita tidak perlu membutuhkan toko atau kantor besar seperti yang dilakukan oleh bisnis manual sebagai tempat usaha. Tapi cukup dengan memanfaatkan internet maka kita dapat berjualan dari rumah saja dengan calon konsumen yang tidak terbatas.

Manfaat internet dalam dunia usaha memang sungguh besar. Kehadiran dan perkembangan internet telah memberikan banyak manfaat di berbagai bidang kehidupan manusia. Arus informasi dan ilmu pengetahuan yang bebas diakses, membuat banyaknya daerah yang buta akan informasi perlahan-lahan menjadi mengerti.

Apa itu Big Data ?

Akhir-akhir ini setiap saya buka berita tentang IT di internet saya sering melihat topik pembahasannya tentang “Big Data”. Sebenarnya apa sih Big Data itu ? Kalau saya artikan di Google Translate sih artinya Data Besar tapi Data Besar itu kayak gimana maksudnya ?? Data disini maksudnya berupa data teks, gambar atau foto, video, dan bentuk data-data lainnya. Dengan semakin banyaknya pengguna internet saat ini otomatis pertumbuhan data-data tersebut setiap harinya semakin besar. Nah, disinilah awal munculnya istilah Big Data.

big-data-word-cloud

Awalnya big data itu itu sebuah sistem teknologi untuk menanggulangi ‘ledakan informasi’ seiring semakin banyaknya pengguna perangkat mobile dan data di Internet. Saat ini jumlah pengguna perangkat mobile di dunia sekitar 7.2 miliar. Sedangkan untuk pengguna internet saat ini mencapai 3 miliar. Dengan semakin besarnya pengguna perangkat mobile dan pengguna internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan.

Hingga saat ini, definisi resmi dari istilah Big Data belum ada. Namun demikian, latar belakang dari munculnya istilah ini adalah fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data yang terus berlipat ganda dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.

Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaitu volume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.
Dengan begitu, Big Data dapat diasumsikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.

Di sektor bisnis Big Data, Google bisa dikatakan sebagai pelopor. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu di tahun 2006 sempat memperkenalkan Google Bigtable. Bigtable merupakan sistem database berskala besar dan cepat yang digunakan Google untuk mengolah berbagai jenis data dari berbagai layanan, termasuk data dari layanan mesin pencari berbasis internet milik mereka. Setelah Google, jejaring sosial milik Mar Zuckerberg, Facebook, pun menerapkan sistem database sejenis untuk menangani melonjaknya pengguna layanan mereka. Dengan teknologi Big Data, Facebook tak pernah kesulitan untuk menangani peredaran data yang melonjak drastis dalam enam tahun terakhir yang berasal dari 1 miliar pengguna jejaring sosial mereka.