Apa itu Big Data ?

Akhir-akhir ini setiap saya buka berita tentang IT di internet saya sering melihat topik pembahasannya tentang “Big Data”. Sebenarnya apa sih Big Data itu ? Kalau saya artikan di Google Translate sih artinya Data Besar tapi Data Besar itu kayak gimana maksudnya ?? Data disini maksudnya berupa data teks, gambar atau foto, video, dan bentuk data-data lainnya. Dengan semakin banyaknya pengguna internet saat ini otomatis pertumbuhan data-data tersebut setiap harinya semakin besar. Nah, disinilah awal munculnya istilah Big Data.

big-data-word-cloud

Awalnya big data itu itu sebuah sistem teknologi untuk menanggulangi ‘ledakan informasi’ seiring semakin banyaknya pengguna perangkat mobile dan data di Internet. Saat ini jumlah pengguna perangkat mobile di dunia sekitar 7.2 miliar. Sedangkan untuk pengguna internet saat ini mencapai 3 miliar. Dengan semakin besarnya pengguna perangkat mobile dan pengguna internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan.

Hingga saat ini, definisi resmi dari istilah Big Data belum ada. Namun demikian, latar belakang dari munculnya istilah ini adalah fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data yang terus berlipat ganda dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.

Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaitu volume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.
Dengan begitu, Big Data dapat diasumsikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.

Di sektor bisnis Big Data, Google bisa dikatakan sebagai pelopor. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu di tahun 2006 sempat memperkenalkan Google Bigtable. Bigtable merupakan sistem database berskala besar dan cepat yang digunakan Google untuk mengolah berbagai jenis data dari berbagai layanan, termasuk data dari layanan mesin pencari berbasis internet milik mereka. Setelah Google, jejaring sosial milik Mar Zuckerberg, Facebook, pun menerapkan sistem database sejenis untuk menangani melonjaknya pengguna layanan mereka. Dengan teknologi Big Data, Facebook tak pernah kesulitan untuk menangani peredaran data yang melonjak drastis dalam enam tahun terakhir yang berasal dari 1 miliar pengguna jejaring sosial mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s