Cara Mengubah Hak Akses File (File Permission) di Ubuntu

Hak akses merupakan sebuah hak yang diberikan pada seluruh user atau file untuk melakukan suatu akses, apakah file tersebut hanya untuk dapat dibuka & dibaca (Read), di Modifikasi (Write), dan dijalankan sebagai program (Execute). Setiap file di sistem Linux, termasuk direktori (folder), dimiliki oleh pengguna dan grup tertentu. Oleh karena itu, hak akses file di definisikan secara terpisah untuk User, Grup, dan Others.

Untuk melihat hak akses pada suatu file atau direktori (folder) dengan menggunakan perintah ls -l di terminal. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

screenshot-from-2017-01-15-15-17-36

Apa arti hasil dari perintah tersebut ? Saya akan menjelaskan pada baris yang pertama.

– = regular file. Kalau karakternya “d” berarti menandakan dia sebuah direktori (folder)

rw- = User memiliki hak akses Read, Write.

rw- = Grup memiliki hak akses Read, Write.

r– = Other memiliki hak akses Read

1 = menunjukkan jumlah Link (entri direktori yang merujuk ke file tersebut)

fadly = menunjukkan pemilik file

fadly = menunjukkan Grup pemilik file

26295620 = ukuran file dalam byte

Des = Bulan terakhir diakses atau dimodifikasi

26 = Tanggal terakhir diakses atau dimodikasi

11 : 47 = Jam dan menit terakhir diakses atau dimodikasi

Attacking Side With Backtrack 2.pdf = Nama file.

Bagaimana cara merubah hak akses ? Untuk merubah hak akses pada suatu file atau folder kita menggunakan perintah chmod. Di chmod terdapat 2 mode yang bisa digunakan untuk konfigurasi hak akses file yaitu mode simbolik dan mode numerik. Saya lebih sering menggunakan mode numerik karena mudah untuk mengingatnya. Mode numerik diwakili oleh 3 angka octal untuk perizinan filenya. Standar umumnya adalah :

4 = read (r)

2 = write (w)

1 = execute (x)

0 = tidak ada izin (-)

Pada contoh ini saya akan merubah hak akses file Attacking Side With Backtrack 2.pdf pada kelompok user menjadi tidak memiliki hak akses. Caranya yaitu ketik chmod 064 AttackingSideWithBacktrack2.pdf. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

screenshot-from-2017-01-23-19-13-52

Ref : https://prithaparamesthia.wordpress.com/2013/11/27/file-permission-hak-akses-file-dan-manajemen-file-di-linux-ubuntu/

Advertisements

Cara buat Server FTP di Ubuntu 16.04

Di artikel sebelumnya saya menulis cara sharing file di Ubuntu 16.04. Pada artikel kali ini saya menulis cara membuat server FTP di Ubuntu 16.04. FTP singkatan dari File Transfer Protocol yang merupakan sebuah protokol yang mengizinkan terjadinya file sharing di dalam suatu jaringan komputer. Lha, apa bedanya dengan sharing biasa ? Meskipin sama-sama memberikan layanan file sharing namun ada beberapa perbedaan diantara keduanya yaitu :

FTP NFS
untuk share sumber daya baik direktori atau file antar sistem operasi menggunakan jalur network khusus FTP untuk share sumber daya baik direktori atau file antar sistem operasi menggunakan jalur network berstandar
membutuhkan software atau aplikasi tambahan tidak membutuhkan software atau aplikasi tambahan
Kecepatan proses data cepat Kecepatan proses data lambat
FTP tidak memiliki banyak fitur tambahan yang dapat diintegrasikan NFS memiliki banyak fitur tambahan yang dapat diintegrasikan

Berikut langkah-langkah menginstall Server FTP menggunakan aplikasi VSFTPD (Very Secure File Transfer Protocol Daemon) :

  • Masuk ke terminal. Install aplikasi vsftpd

    sudo apt-get install vsftpd

  • Lakukan konfigurasi vsftpd menggunakan teks editor gedit

    sudo gedit /etc/vsftpd.conf

  • Lakukan perubahan pada beberapa parameter yaitu :

    – Hilangkan tanda pagar (#) di belakang command : anonymous_enable=NO. Ini untuk mencegah anonymous login ke FTP.

    – Hilangkan tanda pagar (#) dibelakang command : local_enable=YES. Ini untuk mengizinkan user untuk dengan otentikasi lokal untuk login ke FTP Server.

    – Hilangkan tanda pagar (#) dibelakang command : write_enable=YES. Ini agar user bisa memodifikasi isi file di dalam directory (folder) FTP Server.

    – Hilangkan tanda pagar (#) dibelakang command : chroot_local_user=YES. Ini agar user hanya bisa mengakses direktorynya sendiri tanpa bisa mengakses direktory lain.

    screenshot-from-2017-01-07-10-38-00

    screenshot-from-2017-01-07-10-39-08

  • Klik Save untuk menyimpan semua konfigurasi

  • Selanjutnya kita membuat user baru dan directory untuk user tersebut agar ketika login user tersebut bisa mengakses directorynya. Pada terminal ketik : sudo adduser testftp

  • Selanjutnya atur kepemilikan (ownership) root untuk directory /home/testftp. Pada terminal ketik : sudo chown root:root /home/testftp

  • Buat direcotry baru di dalam directory /home/testftp yang digunakan untuk menyimpan file yang akan di upload. Pada terminal ketik : sudo mkdir /home/testftp/ftp

  • Berikan hak akses pada directory tersebut untuk user yang sudah dibuat tadi. Pada terminal ketik : sudo chown testftp:testftp /home/testftp/ftp

  • Aktifkan service FTP dengan perintah : sudo service vsftpd start

  • Untuk melihat status apakah sudah running atau belum ketik perintah : sudo service vsftpd status

    screenshot-from-2017-01-07-10-44-27

    Install dan konfigurasi FTP telah selesai. Untuk mengakses Server FTP dari komputer client dapat menggunakan aplikasi FileZilla atau mengaksesnya langsung dari browser dengan mengetik ftp://ip_address_server_ftp.

    testftptestftp2testftp3

Cara menerima file via Bluetooth di Ubuntu 16.04

Tidak seperti halnya di Windows kawan hanya perlu klik kanan icon bluetooth > Received Files. Di Ubuntu kawan perlu sedikit pengaturan. Berikut langkah-langkahnya :

  • Buka aplikasi Personal File Sharing.
  • Pada bagian Receive Files over Bluetooth, berikan tanda centang pada Receive files in Downloads folder over Bluetooth.
  • Berikan juga tanda centang pada Notify about received files apabila ingin menampilkan pemberitahuan jika file akan diterima.

    screenshot-from-2017-01-02-10-33-05

  • File yang telah diterima akan masuk di direktory /home/Downloads.