[Tutorial Ubuntu] Cara Menghapus Kernel Lama Ubuntu

Hai kawan-kawan semua. Dikesempatan ini saya mau share cara menghapus kernel linux khususnya di Ubuntu 18.04 LTS. Bagi kawan-kawan yang sudah sering pakai Linux pasti sering dengar kata kernel. Ya, kernel adalah sebuah program yang merupakan inti pokok dari sebuah sistem operasi. Kernel ini tidak berinteraksi langsung dengan pengguna tapi cenderung berinteraksi dengan shell (seperti bash, csh atau ksh) dan program lain, juga perangkat keras pada sistem termasuk prosesor (CPU), memory dan disk drive. Pada saat kita meng-update ubuntu kadang kita diberikan update kernel. Update kernel ini secara default  tidak menimpa kernel versi sebelumnya dan akan tetap disimpan di dalam sistem. Menghapus kernel lama dapat menghemat beberapa ratus megabyte space harddisk. Berikut langkah-langkah cara menghapus kernel lama di Ubuntu.

  • Masuk ke terminal
  • Cek versi kernel terbaru yang digunakan dengan ketik : uname -r
  • Pada gambar di atas versi kernel terbaru adalah 4.15.0-52-generic. Untuk melihat daftar kernel versi sebelumnya ketik : dpkg –list | grep linux-image
  • Pada gambar di atas terdapat 11 versi kernel yang terdapat pada sistem. Kita akan menghapus 9 versi kernel lama. Jangan menghapus versi kernel yang digunakan saat ini dan upayakan untuk menyimpan 1 versi kernel sebelumnya sebagai cadangan apabila versi kernel yang digunakan saat ini mengalami masalah.  
  • Untuk menghapus kernel lama ketik : sudo apt-get purge linux-image-4.15.0-20-generic
  • Lakukan perintah yang sama untuk menghapus kernel lainnya.

Demikian, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Advertisements

[Tutorial Ubuntu] Cara Mengatasi Perbedaan Jam antara Windows dan Ubuntu

Jika kita menginstall dual boot dalam hal ini Windows dan Ubuntu, kemungkinan besar akan terjadi perbedaan waktu antara kedua OS tersebut. Hal ini disebabkan karena keduanya menggunakan sistem waktu yang berbeda, Secara default, OS Windows mengunakan local time yang tersimpan di BIOS. Sedangkan OS Ubuntu menggunakan Coordinated Universal Time (UTC)/GMT, artinya jika pada waktu menginstall memiliki lokasi Makassar (GMT+8) maka secara otomatis jam di BIOS juga menyesuaikan akan ditambah 8 jam. Untuk menyamakan jam tersebut cara yang paling mudah adalah dengan mengubah system waktu di Ubuntu.

Berikut langkah-langkah mengubah system waktu di Ubuntu 18.04 LTS :

  • Masuk ke Terminal
  • Ketik timedatectlUntuk mengecek apakah waktu RTC sudah sama dengan waktu local. Pada bagian RTC in local TZ: no artinya waktu RTC dengan Local belum sinkron.
    Screenshot from 2018-08-28 06-36-47
  • Ketik : timedatectl set-local-rtc 1
  • Kemudian ketik lagi : timedatectl Pada bagian RTC in local TZ: yes artinya waktu RTC dengan Local telah sinkron.
    Screenshot from 2018-08-28 06-38-09
  • Setelah itu Reboot

[Tutorial Ubuntu] Cara Merubah Nama GRUB pada Ubuntu

Pada postingan sebelumnya, saya pernah upload artikel cara mengembalikan GRUB yang hilang. Pada artikel kali ini saya ingin memberikan cara merubah nama GRUB pada Ubuntu. Pada saat kita install dual boot OS dalam hal ini Windows dan Ubuntu kadang nama pada list GRUB tidak sesuai dengan keinginan kita. Contoh seperti pada gambar dibawah nama list GRUB pada Ubuntu.P_20180719_063514

Saya ingin merubah nama list GRUB tersebut misalnya Ubuntu diganti menjadi Ubuntu 18.04 dan Windows Boot Manager diganti menjadi Window 10. Berikut langkah-langkah cara merubahnya.

  • Masuk ke terminal
  • Ketik : sudo gedit /boot/grub/grub.cfg
  • Maka akan muncul editor Gedit. Cari dan ubah kata ‘Ubuntu’ atau ‘Windows’ sesuai dengan keinginan kita. Mengingat kata ‘Ubuntu’ atau ‘Windows’ banyak pada file grub tersebut pastikan jangan salah merubah. Contoh tampilan pada gambar berikut

Screenshot from 2018-07-24 14-16-48

Screenshot from 2018-07-24 14-17-03

  • Setelah dirubah Save dan Exit editor Gedit. Selanjutnya restart Ubuntu dan pastkan nama pada list GRUB telah berubah.

P_20180719_064230.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

[Tutorial Ubuntu] Membuat Bootable USB menggunakan Startup Disk Creator

Untuk membuat bootable USB Linux biasanya saya menggunakan aplikasi Universal USB Installer. Itupun saya harus menajalankannya lewat OS Windows karena aplikasi tersebut tidak tersedia untuk Linux. Kemarin  setelah saya selesai download Ubuntu 18.04 saya baru mengetahui kalau Ubuntu memiliki aplikasi untuk membuat bootable USB yaitu Startup Disk Creator. Aplikasi ini sudah tersedia pada saat install Ubuntu. Aplikasi ini juga sangat simple dan mudah digunakan. Hanya membutuhkan beberapa klik saja untuk proses membuat bootable USB dan lebih cepat dari Universal USB Installer. Berikut langkah-langkah dalam membuat bootable USB menggunakan Startup Disk Creator :

  • Colok flashdisk yang akan digunakan untuk membuat bootable USB.
  • Buka aplikasi Startup Disk Creator
  • Akan tampil jendela Make Startup Disk. Pada bagian Source disc image (.iso) otomatis akan terisi apabila file .iso berada pada direktori /home/user/Downloads dan klik Other apablia file .iso berada pada direktori lain. Pada bagian Disc to use akan terdeteksi flashdisk yang akan digunakan.

Screenshot from 2018-05-03 05-51-08

  • Klik Make Startup Disk untuk memulai proses pembuatan bootable USB dan tunggu hingga muncul pesan Installation Complete.

Screenshot from 2018-05-01 17-58-44

Screenshot from 2018-05-01 18-04-55

  • Restart PC/Laptop dan atur BIOS untuk menjalankan flashdisk pada saat boot.

[Tutorial Ubuntu] Mengembalikan GRUB yang Hilang Karena Tertimpa Windows

GRUB adalah singkatan dari Grand Unified Boot Loader yang merupakan bootloader yang sering digunakan pada sistem operasi linux. GRUB mengijinkan pengguna linux untuk memiliki lebih dari satu OS yang berbeda didalam komputer dan GRUB juga memperbolehkan pengguna untuk memilih OS manakah yang ingin djalankan.
Apabila kita memiliki dua OS didalam komputer, misalnya Ubuntu dan Windows dan dikemudian hari Windowsnya mengalami kerusakan dan harus diinstall ulang maka aplikasi GRUB akan hilang karena tertimpa Windows.
Berikut langkah-langkah mengembalikan GRUB yang hilang karena tertimpa Windows :
• Atur BIOS untuk Jalankan Live CD/DVD/USB OS Ubuntu
• Masuk ke Terminal
• Jalankan perintah berikut untuk mengetahui partisi Linux yang terinstall dikomputer :
Sudo fdisk –l

InkedScreenshot from 2018-02-23 06-12-23_LIDari contoh gambar diatas didapatkan partisi Linux berada di sda3
• Jalankan perintah berikut untuk me-mount partisi Linux Ubuntu :
Sudo mount /dev/sda3 /mnt
• Jalankan perintah berikut untuk menginstall GRUB di partisi Linux yang telah di mount :
Sudo grub-install –root-directory=/mnt /dev/sda
• Restart computer dan cabut Live CD/DVD atau USB OS Linux Ubuntu.

Ref : https://elmoony.wordpress.com/2011/11/27/linux-apa-itu-grub/

[Tutorial Ubuntu] Cara Menghapus LibreOffice di Ubuntu 16.04

LibreOffice merupakan aplikasi perkantoran yang licensinya free alias gratis. Namun karena fiturnya yang menurut saya tidak selengkap seperti Microsoft Office maka saya sangat jarang menggunakan aplikasi ini. Disini saya akan menghapus aplikasi LibreOffice dari Ubuntu. Buka Terminal kemudian ketik perintah berikut :

  • sudo apt-get remove –purge libreoffice*
  • sudo apt-get clean
  • sudo apt-get autoremove

Screenshot from 2017-10-25 06-20-49

Screenshot from 2017-10-25 06-20-59

[Tutorial Ubuntu] Cara Install Apache, PHP, MySQL dan PHPMyAdmin di Ubuntu 16.04.2 LTS

  • Install Apache2

Buka terminal dan jalankan perintah berikut :
sudo apt-get install apache2

Silahkan tunggu proses instalasi sampai selesai. Setelah itu buka browser kamu dan  ketik http://localhost di address bar. Jika muncul gambar seperti dibawah ini maka  instalasi  apache berhasil.

Screenshot from 2017-04-29 05-50-59

  • Install PHP7

Buka terminal dan jalankan perintah berikut :
sudo apt-get install php7.0
sudo apt-get install php7.0-mbstring
sudo apt-get install libapache2-mod-php7.0
sudo apt-get install php7.0-mysql

Setelah itu buat file dengan nama info.php dan save di /var/www/html dengan cara buka text editor kamu dan ketik script berikut :

<?
phpinfo();
?>

Setelah itu buka browser kamu dan ketik di address bar http://localhost/info.php jika tampil gambar seperti dibawah maka instalasi berhasil.

Screenshot from 2017-04-29 06-13-20

Untuk dapat mengedit file di /var/www/html ketik perintah berikut di terminal :
sudo chmod 777 /var/www/html

  • Install MySQL

Buka terminal dan jalankan perintah berikut :
sudo apt-get install mysql-server-5.7

Pada saat proses instalasi, akan tampil permintaan untuk mengisi password user root. Silahkan masukkan password yang kamu inginkan.

screenshot-from-2016-09-07-19-28-01

screenshot-from-2016-09-07-19-28-36

Setelah proses install selesai, buka terminal dan ketik :
mysql -u root -p

Masukkan password yang telah dibuat pada saat proses install dan akan muncul  tampilan seperti dibawah ini.

Screenshot from 2017-04-29 06-19-55

Buka terminal dan edit file php.ini dengan menjalankan perintah berikut :
sudo gedit /etc/php/7.0/apache2/php.ini

Cari “extension=php_mysqli.dll” dan hilangkan tanda”;” didepannya kemudian save dan  exit.

  • Install PHPMyAdmin

Buka terminal dan jalankan perintah berikut :
sudo apt-get install phpmyadmin

Pada saat proses install akan tampil jendela configurasi dan akan ada dua pilihan,  silahkan pilih apache2 dan OK.

screenshot-from-2016-09-07-19-55-15

Setelah itu akan muncul kembali jendela configurasi dan pilih No.

screenshot-from-2016-09-07-19-56-33

Setelah proses install selesai, buka terminal dan jalankan perintah berikut :
Sudo gedit /etc/apache2/apache2.conf

Akan terbuka jendela apache2.conf kemudian ketik perintah berikut pada baris akhir
# phpMyAdmin Configuration
Include /etc/phpmyadmin/apache.conf

Kemudian save dan exit.

Setelah itu buka terminal dan restart apache dengan perintah berikut :
sudo /etc/init.d/apache2 restart
Atau
Sudo service apache2 restart

Setelah selesai, buka browser kamu dan ketik pada address bar http://localhost/phpmyadmin  akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Screenshot from 2017-04-29 06-34-39

Silahkan masukkan username : root dan password pada saat install MySQL. Jika berhasil akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Screenshot from 2017-04-29 06-38-55

Semoga bermanfaat 🙂

Ref : https://zquiero.wordpress.com/2015/02/03/cara-install-apache-mysql-php-dan-phpmyadmin-di-ubuntu-14-10/

[Tutorial Ubuntu] Cara Membagi (Split) dan Menggabungkan (Join) file di Ubuntu 16.04 LTS

Beberapa hari yang lalu saya download sebuah film di internet. Karena ukurannya sangat  besar mencapai 1 GB, file tersebut terbagi 5 yaitu film.mkv.001, film.mkv.002, film.mkv.003,  film.mkv.004, dan film.mkv.005. Di OS Windows untuk menggabungkan file-file tersebut  biasanya menggunakan aplikasi HJsplit. Bagaimana kalau di OS Linux Ubuntu ? Untuk  menggabungkan (join) file-file tersebut tidak perlu menginstall aplikasi, jalankan  terminal kemudian ketik perintah :

$ cat film.mkv.001 film.mkv.002 film.mkv.003 film.mkv.004 film.mkv.005 > film.mkv

Bagaimana cara membagi file ? Biasanya file dibagi (split) untuk disimpan, misalnya penyimpanan di internet agar proses  upload lebih mudah. Caranya jalankan terminal kemudian ketik perintah :

$ split -b 100M file.mkv -d file.mkv.

Keterangan :

-b                : Argumen menentukan output ukuran file (byte size) per bagian.

100M         : 100 Megabytes per bagian. Bisa menggunakan K(Kilo), M(Mega), G(Giga)

file.mkv    : File yang akan dibagi.

-d                : Argumen menentukan output file dalam urutan numerik atau desimal.

file.mkv.    : Menentukan nama file output setelah tanda titik akan diberi nama sesuai                         Urutan numerik, misalnya akan menghasilkan akan menghasilkan output                               file dengan nama file.mkv.01, file.mkv.02, dst.

[Tutorial Ubuntu] Mengatasi Error Reading Block di Ubuntu 16.04 LTS

Kemarin laptop saya tiba-tiba tidak bisa boot. Muncul layar hitam tulisan putih. Pesan errornya seperti gambar dibawah ini.

FB_IMG_1490913852548

Saya baru pertama kali dapat error seperti itu. Awalnya saya mau install ulang karena  data-data saya sudah dibackup di harddisk external, tapi saya berpikir lagi klo install  ulang harus install / update aplikasi lagi dan pastinya butuh kuota internet. Dan akhirnya saya bertanya ke grup Ubuntu Indonesia di Facebook. Saya diberitahu kalo itu  merupakan error reading block. Saya juga tidak mengetahui error reading block itu apa  tapi mungkin artinya harddisk tidak bisa membaca block file sytem sehingga sistem  tidak bisa boot.

Untuk mengatasi hal tersebut saya boot menggunakan Ubuntu Live USB. Setelah itu masuk  ke terminal dan ketik “sudo fsck /dev/sda1”. Nanti akan banyak muncul pertanyaan apakah  akan di “Fix?<y><n>” ketik saja “y” untuk memperbaiki block-block yang error. Oh iya,  sebelum menjalankan perintah tersebut pastikan harddisk tidak di mount.

[Tutorial Ubuntu] Cara Mengubah Hak Akses File (File Permission) di Ubuntu

Hak akses merupakan sebuah hak yang diberikan pada seluruh user atau file untuk melakukan suatu akses, apakah file tersebut hanya untuk dapat dibuka & dibaca (Read), di Modifikasi (Write), dan dijalankan sebagai program (Execute). Setiap file di sistem Linux, termasuk direktori (folder), dimiliki oleh pengguna dan grup tertentu. Oleh karena itu, hak akses file di definisikan secara terpisah untuk User, Grup, dan Others.

Untuk melihat hak akses pada suatu file atau direktori (folder) dengan menggunakan perintah ls -l di terminal. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

screenshot-from-2017-01-15-15-17-36

Apa arti hasil dari perintah tersebut ? Saya akan menjelaskan pada baris yang pertama.

– = regular file. Kalau karakternya “d” berarti menandakan dia sebuah direktori (folder)

rw- = User memiliki hak akses Read, Write.

rw- = Grup memiliki hak akses Read, Write.

r– = Other memiliki hak akses Read

1 = menunjukkan jumlah Link (entri direktori yang merujuk ke file tersebut)

fadly = menunjukkan pemilik file

fadly = menunjukkan Grup pemilik file

26295620 = ukuran file dalam byte

Des = Bulan terakhir diakses atau dimodifikasi

26 = Tanggal terakhir diakses atau dimodikasi

11 : 47 = Jam dan menit terakhir diakses atau dimodikasi

Attacking Side With Backtrack 2.pdf = Nama file.

Bagaimana cara merubah hak akses ? Untuk merubah hak akses pada suatu file atau folder kita menggunakan perintah chmod. Di chmod terdapat 2 mode yang bisa digunakan untuk konfigurasi hak akses file yaitu mode simbolik dan mode numerik. Saya lebih sering menggunakan mode numerik karena mudah untuk mengingatnya. Mode numerik diwakili oleh 3 angka octal untuk perizinan filenya. Standar umumnya adalah :

4 = read (r)

2 = write (w)

1 = execute (x)

0 = tidak ada izin (-)

Pada contoh ini saya akan merubah hak akses file Attacking Side With Backtrack 2.pdf pada kelompok user menjadi tidak memiliki hak akses. Caranya yaitu ketik chmod 064 AttackingSideWithBacktrack2.pdf. Hasilnya seperti gambar dibawah ini.

screenshot-from-2017-01-23-19-13-52

Ref : https://prithaparamesthia.wordpress.com/2013/11/27/file-permission-hak-akses-file-dan-manajemen-file-di-linux-ubuntu/